Selasa, 30 Maret 2010

Dari Dalam ke Luar

DARI DALAM KELUAR
(1 Petrus 3:4)

Semakin melayani semakin rendah hati dan bijaksana, maka sebelumnya kita harus meneliti benar-benar apakah itu keinginan ataukah benar panggilan dari Tuhan. Kita melayani bukanlah jaminan tetapi yang terpenting adalah hati yang menyembah kepada Tuhan. Ingatkah kita pada kisah tentang Maria dan Marta??? Pernah dikatakan oleh seorang hamba Tuhan dalam suatu kotbahnya, kita digereja tidak boleh nyanyi lagu penyembahan tetapi yang benar adalah kita menyembah Tuhan dengan lagu penyembahan. Jadi hati tubuh jiwa dan roh kita yang menyembah Tuhan dengan lagu-lagu pujian bukan kita nyanyi lagu penyembahan hanya sekedar nyanyi saja. Begitu juga dengan status pelayanan, kita memuliakan Tuhan dengan pelayanan kita dan juga suatu pelayanan haruslah dimulai dari dalam yaitu dari dalam diri kita sendiri lalu ke dalam keluarga kita yang terdekat barulah kita keluar. Karena kita haruslah memulainya dari dalam sebelum kita diutus keluar, didikan pertama adalah dalam keluarga karena dari dalam keluargalah semuanya di mulai, jika kita mau menyelamatkan orang lain kita mulai dari dalam diri kita dahulu, sudahkah kita melakukannya? Dan sudahkah keluarga kita diselamatkan??? Jika belum maka kita haruslah memulai dari dalam dahulu, karena di ibaratkan saja seperti kecantikan seeorang wanita yang terpancar dari dalam keluar, jika dari diri kita dan keluarga kita sudah diubahkan berarti aka nada dukungan dan doa dari keluarga untuk melayani lebih lagi. Semua dalam keluarga dibereskan dahulu. Apakah Anda pernah melihat balok kayu yang rapuh??? Coba Anda bayangkan sebuah balok kayuh yang besar, yang dari luar seepertinya kuat tapi dalamnya rapuh dan keropos, itu lah yang dari luar dahulu sebelum dalamnya di ubahkan. Demikian juga kita, jadi mulailah dari dalam diri Anda sendiri dahulu, selidiki apa itu keinginan ataukah benar-benar panggilan? Karena suatu panggilan pasti tidak akan mengecewakan. Kemudian mulailah dengan keluargamu dahulu sebelum keluar, jangan sampai kita keluar dahulu sebelum kita dan keluarga kita di ubahkan. Mulailah dari hal-hal yang kecil dahulu sampai akhirnya nanti Tuhan akan mempercayakan perkara yang lebih besar lagi pada kita. Faktor penting dari keluarga, perubahan dari dalam ini sering kali di abaikan, akibatnya banyak terjadi ketimpangan dan ketidak seimbangan. Status pelayanan kita tidak perlu kita obral karena nanti orang lain yang melihatnya. Begitu pula ketika kita mulai dari dalam keluarga telah di ubahkan dan kehidupan kita harmonis penuh cinta kasih satu di dalam Tuhan maka orang lainpun yang akan menilainya dan mereka akan tertarik juga dengan kehidupan kita sehingga kita bisa menjadi terang bagi mereka. 
Salah satu rekan saya pelayanan mahasiswa dulu  yang sekarang pelayanan di Magelang pun menyatakan hal yang sama. Dia dipanggil untuk melayani Tuhan ketika semester 7 di bangku kuliahnya mengambil jurusan kimia. Namun saat itu juga dia memutuskan untuk melayani Tuhan sepenuh waktu di Magelang, dia memulai dari dalam dirinya dan melayani dalam keluarganya sampai seluruh keluarganya di ubahkan dahulu, barulah dia melangkah pelayanan keluar dan saat ini banyak yang bergabung dalam pelayanannya hingga bisa membentuk beberapa team ministry. Sebelum kita melangkah kita perlu menyelidiki hati kita dahulu apakah semata-mata itu adalah keinginan kita sendiri atau benar itu dari Tuhan. Jika itu dari keingainan kita sendiri maka akan timbul banyak masalah entah itu apa, namun jika itu benar-benar panggilan dari Tuhan maka Tuhan akan mengatur semuanya tak tak pasti tidak akan menimbulkan kekacauan ataupun kekecewaan. Tuhan mengurapi orang yang dipilihnya. Mari kita mulai dari dalam sebelum keluar. Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar